Perihal ini bahkan telah diperbincangkan langsung oleh Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 24 Juli lalu.
“Ada 5 DPD Demokrat yang kebetulan bukan basis suara Prabowo 2014 dan hasil survei, karena alasan politik identitas, tidak akan diikutsertakan ketua DPD-nya dalam tim pemenangan pilpres,†jelas Wasekjen DPP Partai Demokrat Andi Arief dalam akun
Twitter-nya, Minggu (9/9).
Dijelaskan Andi bahwa dalam pertemuan dengan SBY itu, Prabowo mampu memaklumi realitas yang ada dalam internal Partai Demokrat. Apalagi, Partai Demokrat sebatas korban atas meluasnya politik identitas.
“Prabowo dan SBY sangat memahami bahwa dalam demokrasi memang memerlukan suara terbanyak, namun demokrasi sendiri tidak bisa menghapus politik identitas dan keberagaman. Prabowo dan SBY setuju hal itu harus diatur dan dihormati,†sambungnya.
Lebih lanjut, Andi memastikan bahwa kelima DPD tersebut bukan berasal dari Pulau Jawa.
[ian]
BERITA TERKAIT: