Hal tersebut sebagaimana diutarakan Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Sadzily saat berbincang dengan
Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (31/8).
"Kenapa (TPS perlu ditambah)? Karena setelah disimulasi, kalau keadaan normal saja penghitungan suara selesai jam 4 subuh," ujar anggota DPR itu.
Ace menjelaskan bahwa dalam UU Pemilu sudah diatur bahwa proses Pemilu mulai dengan pencoblosan hingga penghitungan suara harus selesai dalam satu hari atau paling lambat jam 24.00 di hari yang sama.
Masyarakat akan mencoblos lima surat suara pada Pemilu serentak tahun depan, dimana membutuhkan banyak waktu untuk menyelesaikan pilihan di bilik suara. Selanjutnya dilakukan pemungutan suara.
Menurutnya, jika dibandingkan dengan Pemilu 2014. Dalam Pemilu tanpa disertai Pilpres saja, kata dia, penghitungan suara tidak sepenuhnya selesai dalam satu hari.
"Waktu 2014 yang cuma empat kertas suara, itu hampir kebanyakan selesai jam 12 atau 1 malam, ini kita tambah lagi satu suara bisa jam 4 subuh," demikian Ace.
[rus]
BERITA TERKAIT: