Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani menjelaskan bahwa jumlah TPS saat ini ada 748 ribu. Artinya ada penambahan sebanyak 150 ribu TPS dari pemilu sebelumnya.
Dengan demikian, sambungnya, akan ada pembengkakan biaya yang dikeluarkan partai politik. Sebab, penambahan jumlah TPS itu juga menambah jumlah saksi yang harus disiapkan partai.
Idealnya, kata Muzani, dalam satu TPS harus disiapkan dua saksi. Pasalnya, Pemilu akan serentak bersamaan dengan Pilpres.
“(Katakanlah) Rp 100 ribu per orang kali dua berarti kan memerlukan kurang lebih Rp 140 miliar, nah itu dana yang tidak kecil dan besar sekali," jelasnya.
Untuk menyelesaikan persoalan biaya saksi, sambung Muzani, saat ini tengah dikomukasikan bersama relawan dan para calon legislatif.
"Para relawan, para caleg untuk mulai memikirkan penyelesaikan saksi ini," tukasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: