
Tantangan terbesar bangsa saat ini bukan hanya soal ekonomi atau geopolitik, melainkan juga arah demokrasi yang mulai dipraktikkan secara keliru oleh sebagian pihak.
Demikian disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Didi Mahardhika Sukarno melalui keterangan tertulis, dikutip Rabu 8 April 2026.
Didi memandang nasionalisme harus tetap menjadi fondasi dalam setiap praktik bernegara.
Namun ia menyoroti adanya gejala demokrasi tidak lagi dijalankan sebagai alat koreksi yang sehat, tetapi dijadikan instrumen delegitimasi pemerintahan.
"Demokrasi seharusnya mengoreksi, bukan meruntuhkan legitimasi negara," kata Didi yang merupakan putra Rachmawati Soekarnoputri ini.
Didi menegaskan, kritik terhadap pemerintah adalah bagian penting dalam sistem demokrasi.
Namun ketika kritik tersebut tidak lagi bertujuan memperbaiki, melainkan melemahkan kepercayaan publik secara sistematis, maka yang terjadi adalah distorsi demokrasi.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: