Didi Mahardhika Sukarno:

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Selasa, 07 April 2026, 23:00 WIB
Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara
Momen Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Didi Mahardhika Sukarno bertemu Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)
rmol news logo Tantangan terbesar bangsa saat ini bukan hanya soal ekonomi atau geopolitik, melainkan juga arah demokrasi yang mulai dipraktikkan secara keliru oleh sebagian pihak.

Demikian disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Didi Mahardhika Sukarno melalui keterangan tertulis, dikutip Rabu 8 April 2026.

Didi memandang nasionalisme harus tetap menjadi fondasi dalam setiap praktik bernegara. 

Namun ia menyoroti adanya gejala demokrasi tidak lagi dijalankan sebagai alat koreksi yang sehat, tetapi dijadikan instrumen delegitimasi pemerintahan.

"Demokrasi seharusnya mengoreksi, bukan meruntuhkan legitimasi negara," kata Didi yang merupakan putra Rachmawati Soekarnoputri ini.

Didi menegaskan, kritik terhadap pemerintah adalah bagian penting dalam sistem demokrasi. 

Namun ketika kritik tersebut tidak lagi bertujuan memperbaiki, melainkan melemahkan kepercayaan publik secara sistematis, maka yang terjadi adalah distorsi demokrasi.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA