BPIP Harus Bisa Kembalikan Roh Pancasila Dalam Konstitusi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Sabtu, 09 Juni 2018, 06:16 WIB
BPIP Harus Bisa Kembalikan Roh Pancasila Dalam Konstitusi
Hafid Abbas/Net
rmol news logo Mantan Komisioner Komnas HAM, Hafid Abbas menilai jika ingin diterima masyarakat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) harus bisa mengembalikan roh Pancasila dalam UUD 1945.

Menurutnya, UUD yang telah diamandemen empat kali itu jauh dari nilai-nilai Pancasila.

"BPIP harus bisa kembalikan roh Pancasila dalam konstitusi. Sekarang aneh, aktivitas (UUD 1945) makin jauh dari Pancasila," terang pakar hukum Prof Hafid Abbas kepada kantor Berita Politik RMOL, Jumat, (8/6).

Hafid menambahkan UUD amandemen itu sudah mengarah pada liberalisme. Hal tersebut terlihat jelas dalam kehidupan bangsa Indonesia dari segala lini. Seperti hilangnya azas-azas yang terbangun dari Pancasila seperti musyawarah mufakat, gotong royong dan keadilan sosial.

"Harus bisa dikembalikan azas-azas itu yang membuktikan Pancasila dalam kondisi normal, sekarang ini tidak normal," ujarnya.

Lebih lanjut Hafid menjelaskan BPIP juga harus bisa menjadikan Pancasila sebagai energi kehidupan bangsa dalam menggapai cita-cita bangsa.

Ia mencontohkan negara Jepang dan Korea yang pesat akan kemajuan teknologi tidak menghilangkan budaya dasar. Budaya justru menjadi energi yang membangun.

"Pancasila itu nilai kita dan ini harus jadi energi yang besar," ujar Hafid. [nes]

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA