Mantan Komisioner Komnas HAM: Pengganti Yudi Latif Harus Diterima Semua Kalangan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Sabtu, 09 Juni 2018, 05:59 WIB
Mantan Komisioner Komnas HAM: Pengganti Yudi Latif Harus Diterima Semua Kalangan
Yudi Latif/Net
rmol news logo Pembina Pusat Studi Islam dan Kenegaraan-Indonesia (PSIK-Indonesia) Yudi Latif mengundurkan diri jabatan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Mantan Komisioner Komnas HAM, Hafid Abbas menyarankan pengganti Yudi harus seseorang yang diterima semua kalangan. Sebab menurutnya dalam merumuskan arah kebijakan pembinaan ideologi Pancasila perlu pendekatan partisipatif dan integratif.

"Sudah sepatutnya ketua lembaga ini harus menampung semua aspirasi dari masyarakat bukan melakukan monopoli," ujar Hafid kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat, (8/6).

Berikutnya, sambung Hafid, sosok tersebut harus menjadi suri tauladan agar Pancasila bisa menjadi tujuan bersama bangsa Indonesia dan harus bisa menjadikan Pancasila sebagai energi kehidupan bangsa dalam menggapai cita-cita bangsa.

Ia mencontohkan negara Jepang dan Korea yang pesat akan kemajuan teknologi tidak menghilangkan budaya dasar. Budaya justru menjadi energi yang membangun.

"Pancasila itu nilai kita dan ini harus jadi energi yang besar," ujar Hafid. [nes]


FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA