Eksponen gerakan 98 dari Forum Komunikasi Senat Mahasiswa se-Jakarta (FKSMJ), Sarbini, menyatakan, ragam permasalahan bangsa yang terjadi sekarang seakan sudah mendarah daging puluhan tahun. Maka itu FKSMJ 98 mengagendakan perjuangan fundamental mengembalikan Indonesia kepada cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.
"Kami sepakat menyusun kembali agenda-agenda perjuangan bersama yang bersifat fundamental dan strategis, yang dipandang dapat berkontribusi positif bagi perbaikan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang lebih baik," ujar Sarbini dalam keterangan persnya (Kamis 7/6).
Menurut Sarbini, misi kesejahteraan rakyat menjadi nilai dan agenda bersama FKSMJ 98. Untuk itu diperlukan sebuah rencana ideologis sebagai sebuah solusi.
"Diperlukan kerja sama dengan berbagai pihak, yang bersifat ideologis pula. Jangan sampai kita terus jauh tertinggal dengan negara lain," tegasnya.
Setelah bergulat dengan berbagai pemikiran dan ide yang selama ini menjadi kekuatan FKSMJ 98, tambah Sarbini, gagasan transformatif adalah hal penting dalam menyikapi berbagai masalah Indonesia ke depan.
"Gagasan yang menyegarkan bagi hadirnya harapan-harapan baru dan proses ke arah kenyataan-kenyataan baru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang jauh lebih baik dan sesuai amanat cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945," ujarnya.
[ald]
BERITA TERKAIT: