“Sekarang bagaiman BPIP bisa menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, agar tidak terjadi kegaduhan demi kegaduhan,†kata Tedjo dalam pesan elektroniknya kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (1/6).
Menurutnya, kegaduhan yang terjadi di bangsa ini belakangan karena maraknya korupsi, narkoba, teroris, pelecehan agama, SARA dan kasus-kasus lainnya.
“Ini terjadi karena bangsa kita tidak menghayati isi dan makna yang terkandung dalam Pancasila itu sendiri,†ujarnya.
Ia pun berharap badan yang dipimpin oleh Yudi Latif itu dapat memberi pencerahan kepada masyarakat Indonesia untuk mengurangi kegaduhan tersebut.
Hal tersebut sebagaiman yang pernah dilakukan oleh Badan Pembinaan Pendidikan Pelaksanaan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (BP7), di era pemerintahan Soeharto yang menghasilkan Program Pedoman Penghayatan dan Pengalaman Pancasila (P4) untuk implementasi nilai-nilai Pancasila.
“Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara harus dipedomani, itulah peran BPIP,†pungkas dia. [fiq]
BERITA TERKAIT: