Menurut dia, seharusnya seorang perempuan maupun anak-anak itu dilindungi, bukan malah menjadi bahan olok-olokan.
"Tentu saya sangat miris dengan peristiwa dimana perempuan menjadi ajang tontonan," kata Reni di Kantor DPP PPP, Jakarta Pusat, Senin (30/4).
Walau begitu, menurut dia, seorang perempuan juga harus sadar bahwa dia menjadi figur yang pantas untuk dilindungi.
"Jadi dengan memamerkan diri itu kan justru menawarkan (untuk diolok-olok). Bahwa saya tidak kira-kira menjadi kontraproduktif dengan apa yang kami upayakan. Tentu saya sangat prihatin," imbuhnya.
Ditekankan Reni, perempuan harus mampu menjaga sikapnya. Sebab, mereka tak hanya sebagai penentu dari maju mundurnya sebuah keluarga, tapi juga maju mundurnya sebuah bangsa.
"Tiang itu (perempuan), tiang negara. Kalau perempuannya baik maka negara baik. Tapi kalau perempuannya rusak negara akan rusak (pula negara). Jadi satu perempuan yang berpenampilan seperti itu akan rusak otak beberapa bapak-bapak gitu kan," demikian Reni.
[sam]
BERITA TERKAIT: