Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Fadli Zon Tuding Nggak Adil, JK Sebut Wajar-wajar Saja

Jokowi Dibolehkan Kampanye Pakai Pesawat Kepresidenan

Kamis, 12 April 2018, 09:19 WIB
Fadli Zon Tuding Nggak Adil, JK Sebut Wajar-wajar Saja
Foto/Net
rmol news logo Wacana pemakaian pesawat kepresidenan saat kampanye Pilpres 2019 menuai pro kontra. Ada yang mendukung, ada juga yang menolak penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi.

Salah satu yang menolak Jokowi meng­gunakan pesawat kepresidenan saat kam­panye adalah Wakil Ketua DPR, Fadli Zon. Fadli menilai alasan menggunakan pesawat kepresidenan saat kampanye demi keamanan tidak masuk akal.

"Penggunaan pesawat kepresidenan di luar tugas sebagai presiden sangat tidak etis. Jika Presiden tetap menggunakan pesawat kepresidenan sangat tidak adil bagi calon lain yang tidak menggunakan fasilitas negara," kata Fadli di sela Rakornas Gerindra di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat, kemarin.

Yang lebih memprihatinkan lagi, sambung Fahri, biaya untuk mengoperasionalkan pesawat kepresidenan sangat mahal. Dia me­nyarankan Jokowi menggunakan pesawat ko­mersial atau charter ketika kampanye nanti.

Beda dengan Fadli Zon, Wapres Jusuf Kalla memandang wajar Jokowi menggunakan pesa­wat kepresidenan saat kampanye Pilpres 2019. Menurut JK, penggunaan pesawat kepresidenan karena faktor keamanan untuk presiden.

"Presiden itu kan tidak bisa dipisahkan, pertama, dari segi security mesti tetap harus ada pengawal, mesti ada pesawat," kata JK di kantornya, kemarin. JK menyebut pesawat kepresidenan merupakan fasilitas pengawalan untuk presiden. Tidak setiap orang dapat menggunakannya.

Terkait hal ini, berbagai respons dan komen­tar juga ramai. User dengan nama Rudi Burnama mendukung pernyataan Fadli Zon, pesawat kepresidenan tidak boleh dipakai kampanye. "Ga boleh lah Jokowi kampanye pake fasiltas negara," ka­tanya.

Pernyataan Rudi disambut user Bambang Sakiono. Kata dia, seyogyanya urusan pribadi dan negara dibedakan. Letakkan sesuatu pada tempatnya. Kalau petahana diperbolehkan meng­gunakan fasilitas negara (pesawat kepresidenan RI) sewaktu kampanye, seharusnya negara mem­beri fadilitas yang setara kepada capres lainnya dengan cara menyewakan pesawat.

"Janganlah para elite pemimpin negara meneriakkan keadilan tetapi dia sendiri tidak berbuat adil," kata Bambang.

Hal yang sama juga dilontarkan user Fery_ fadli. Dia bilang, tidak benar kampanye pake fasilitas negara. "Sekarang pesawat kepresi­denan, nanti istana," khawatirnya.

Dia membandingkan dengan abdi negara (PNS) yang dilarang memakai fasilitas dinas sep­erti mobil dinas untuk urusan pribadi. "Jokowi bisa meniru Khalifah Umar bin Abdul Aziz da­lam menggunakan fasilitas negara," sarannya.

Sindiran pedas diucapkan user Andrii Tulana. Kata dia, jika Jokowi masih ngotot menggunakan fasilitas negara untuk kepent­ingan kampanye, berarti dia sudah melanggar. "Masa kampanye pakai fasilitas negara. Ini era edan banget," katanya.

Husni Arifin dalam komentarnya mengang­gap apa yang disampaikan Fadli Zon hanya bentuk kepanikan. "Sudah jelas, dalam strategi politik melawan Jokowi, orang ini punya tugas melakukan serangan kata-kata ke Jokowi. Tak perlu baper dengar omongan apapun dari mulutnya. Politik ya musti gitu, daripada puja puji buat Jokowi mulu."

Pembelaan terhadap Jokowi juga tidak kalah seru. User yang menggunakan nama Bighulk tidak mempermasalahkan jika Jokowi meng­gunakan pesawat kepresidenan meskipun biayanya mahal.

"Lebih mahal negara biayain gaji si zonk kalau dihitung rasio produktivitas. Jauh," sindirnya.

Bahkan user Great Indonesia menuturkan, sudah seharusnya pemimpin negara tercinta ini menggunakan fasilitas negara (protokol). Wajib!. "Saya pikir baik dalam hal resmi mau­pun rekreasi, Presiden dilindungi dan dijunjung sebagai maskot negara kita. Juga kepada peme­gang peran kebijakan nasional lainnya. Melihat kejadian kecelakaan Ketua DPR-RI beberapa waktu lalu. Terlepas dari kasus hukum yang sedang berlangsung, jabatan Ketua DPR masih sah. Pertanyaan saya, bagaimana seorang Ketua DPR tidak dikawal dengan baik? atau mungkin mohon maaf jika saya belum melihat adanya peraturan tentang hak seorang yang mempunyai peran penting seperti Ketua DPR atas kebebasan untuk tidak dikawal, untung beliau selamat sehingga kasus hukum dapat dilanjutkan, kalau tidak?," imbuhnya.

User Jengkolantol justru menganggap apa yang diucapkan Fadli Zon sangat berlebihan. Sebab, Jokowi belum memberikan komentar mengenai penggunaan pesawat untuk kampa­nye. "Emang Jokowi bilang mau kampanye pake pesawat RI1? Kalo ga ada, kok lu yang ribut? Ada-ada aja gajah bengkak ini." ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA