"Satgas pangan harus mengusut tuntas tata niaga bawang putih," kata Wakil Ketua Komisi IV DPR, Viva Yoga Mauladi usai menerima audiensi asosiasi pedagang bawang putih di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/4).
Ketua DPP PAN ini yakin Polri akan bekerja secara maksimal dalam memberantas kartel-kartel yang memainkan harga bawang putih. Tentu, kinerja Polri itu akan didasarkan pada temuan-temuan di lapangan.
"Saya rasa Polri dan Satgas Pangan akan bekerja secara profesional. Apalagi ada temuan dari BPK tentang sembilan kejanggalan niaga pangan,“ ujarnya.
Viva menjelaskan bahwa asosiasi pedagang bawang putih mengeluh ke DPR karena tidak menerima pasokan bawang putih. Pedagang mengaku selama beberapa tahun ini tidak jual bawang putih lokal, tapi jual bawang putih impor.
Atas alasan itu, dia akan memanggil pihak Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Badan Urusan Logistik (Bulog), dan Satgas Pangan untuk duduk bersama menyelesaikan masalah ini.
Viva Yoga Mauladi menduga ada permainan kartel di balik harga bawang putih di pasar naik. Sehingga, harga dapat dimainkan oleh kartel yang pastinya mengejar keuntungan besar.
"Potensi permainan kartel pasti ada," tukasnya.
[ian]