Salah satu rekomendasi Rakornas adalah pembentukan bank maritim. Tujuannya adalah untuk membantu mempercepat mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.
"Itu ada yang secara makro atau politik ekonomi seperti misalnya kami menyarankan ada kebijakan khusus dari pemerintah harus ada skema kredit perbankan bahkan yang paling bagus supaya negara ini mendirikan bank khusus maritim seperti Vietnam, Cina, Kanada dan negara kelautan lainnya," ujar Rokhmin.
Menurutnya, kebijakan tersebut akan diterapkan salah satunya melalui kredit bunga ringan. Termasuk juga di dalamnya program pelatihan pengolahan dana guna menghindari kredit macet.
Rekomendasi berikutnya, kata Rochmin, meminta pemerintah mengatur regulasi soal ikan tangkap. Bukan hanya sekedar melarang, tetapi harus bisa menghadirkan solusi demi pertumbuhan ekonomi nelayan.
"Yang kedua adalah sifatnya teknis mulai dari perikanan tangkap. Bagaimana supaya pemerintah tidak terlalu ekstrim melarang ini melarang itu tapi tanpa solusi. Konservasi mengorbankan economic growth itu," ucap Rokhmin.
Begitu juga soal industrialisasi kemaritiman. Rochmin menyebut Rakornas menyarankan pemerintah mulai peduli dengan pengembangan industri hasil laut. Pasalnya, nilai jual jika sudah diolah dan siap konsumsi akan lebih menguntungkan.
"Kalau kami sarankan setiap provinsi ada 15 ribu hektare. Itu dari ekonomi budidaya dan industri jasa maritim," tukasnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: