Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Selasa, 31 Maret 2026, 01:10 WIB
Sejumlah Kades di Lebak Ngadu ke DPR Minta Segera Wujudkan DOB
Sejumlah kepala desa dari wilayah Cilangkahan, Kabupaten Lebak, Banten, bersilaturahmi dengan Anggota DPR RI Dapil Banten I Bonnie Triyana (tengah) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)
rmol news logo Sejumlah kepala desa dari wilayah Cilangkahan, Kabupaten Lebak, Banten, bersilaturahmi dengan Anggota DPR RI Dapil Banten I Bonnie Triyana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 30 Maret 2026.

Mereka menyuarakan percepatan pemekaran Cilangkahan menjadi daerah otonom baru (DOB) yang telah diperjuangkan lebih dari dua dekade.

Mereka yang hadir antara lain Kepala Desa Bayah Timur Jaro Rafik; Kepala Desa Rahong, Malingping, Jaro Bedi; Kepala Desa Bejod, Wanasalam, Jaro Rohmat; Kepala Desa Katapang, Wanasalam, Jaro Emed; dan Kepala Desa Sumber Waras, Malingping, Jaro Usuf.

Perwakilan kades, Jaro Rafik, menegaskan kedatangan mereka membawa aspirasi masyarakat Cilangkahan.

“Kami jauh-jauh datang dari Cilangkahan. Ini perwakilan dari para kepala desa se-Wilayah Cilangkahan. Pertama, silaturahmi ke sini, Pak Bonnie. Yang kedua, memang banyak hal, banyak persoalan, banyak keinginan yang ingin kami sampaikan. Dan yang paling besar itu ya soal Cilangkahan,” ujarnya.

Para kades menyebut, potensi sumber daya alam wilayahnya besar, namun terkendala akses dan pelayanan publik. Jarak ke ibu kota Kabupaten Lebak di Rangkasbitung mencapai sekitar 3,5 jam, bahkan lebih dekat ke Sukabumi, Jawa Barat.

“Karena kebutuhan masyarakat itu memaksakan harus terbentuknya pemekaran. Makanya jangan sampai masyarakat kami geser ke Jawa Barat,” tegasnya.

Menanggapi hal itu, Bonnie Triyana mengatakan, perjuangan pemekaran Cilangkahan sudah berlangsung puluhan tahun dan secara administratif dinilai telah memenuhi syarat. Kesiapan juga ditunjukkan dengan adanya lahan 42 hektare untuk pusat pemerintahan.

“Artinya secara kesiapan sudah siap. Hanya membutuhkan kemauan dari pemerintah pusat untuk menggolkan ini, meloloskan permintaan dari masyarakat ini,” kata Legislator PDIP ini.

Bonnie pun berkomitmen mengawal aspirasi tersebut hingga terwujud.

“Terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya. Memang ini bagian dari tugas saya, tugas kita bersama. Apa yang ingin disampaikan oleh masyarakat, yang diharapkan, harus kita perjuangkan bersama-sama. Maka insya Allah dengan kolaborasi ini kita bisa mewujudkan cita-cita tersebut,” pungkasnya. rmol news logo article 


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA