Pemerintah Seharusnya Protes Ke AS, Bukan Minta Klarifikasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Senin, 23 Oktober 2017, 06:21 WIB
Pemerintah Seharusnya Protes Ke AS, Bukan Minta Klarifikasi
Gatot Nurmantyo/Net
rmol news logo Langkah pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) yang meminta klarifikasi Kemenlu AS atas penolakan terhadap Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dinilai keliru.

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djalal menjelaskan bahwa seharusnya pemerintah bukan meminta klarifikasi, tapi lebih kepada nota protes ke negeri Paman Sam.

"Mengenai masalah perjalanan Panglima TNI ke AS, Pemerintah RI seharusnya bukan minta klarifikasi tapi menyampaikan protes kepada pihak AS," jelasnya dalam akun Twitter @dinopattidjalal, Minggu (22/10).

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ditolak masuk ke Amerika Serikat. Penolakan dari U.S. Customs and Border Protection itu disampaikan oleh maskapai Emirates yang hendak ditumpangi Gatot dan Istri di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (21/10).

Atas peristiwa ini Panglima TNI telah melapor ke Presiden Jokowi, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menkopolhukam Wiranto. Serta berkirim surat ke Panglima Angkata Bersenjata AS

Sementera itu, pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri RI masih meminta klarifikasi kepada Kementerian Luar Negeri AS atas peristiwa ini sebelum memberi tanggapan. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA