Menurutnya, langkah tersebut penting seiring perluasan cakupan MBG yang akan menjangkau puluhan juta penerima manfaat.
“Setelah fondasi program dibangun secara masif pada 2025, fokus pada peningkatan kualitas layanan di 2026 adalah arah yang tepat. Skala program yang besar harus diimbangi dengan mutu layanan dan keamanan pangan yang terjaga,” ujar Netty kepada wartawan di Jakarta, Jumat, 2 Januari 2026.
Legislator PKS ini menilai capaian pembangunan ribuan SPPG sepanjang 2025 merupakan kerja besar yang patut diapresiasi.
Namun demikian, ia menekankan bahwa tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh SPPG beroperasi dengan standar yang seragam, higienis, dan ramah bagi anak serta kelompok rentan lainnya.
“Pelayanan gizi bukan hanya soal jumlah penerima, tetapi juga soal kualitas makanan, kebersihan dapur, kompetensi petugas, dan sistem pengawasan yang konsisten,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: