Dalam pidato yang dibawakan di acara Selamatan Jakarta yang digelar di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Senin (16/10) malam, Anies menyebut tentang perjuangan kaum pribumi melawan penjajah kolonialisme.
"Dulu kita semua pribumi ditindas dan dikalahkan. Kini telah merdeka, kini saatnya menjadi tuan rumah di negeri sendiri," ucapnya.
Kalimat ini yang kemudian menuai kontroversi di dunia maya, ada yang mendukung, ada juga yang mengkritik.
Akun
@PurbaSr milik Praby menyindir Anies bahwa istilah pribumi dan non pribumi merupakan istilah dari kolonial Belanda.
"Istilah pribumi dan non pribumi itu dibuat oleh belanda alat pemecah belah bangsa agar Indonesia tidak bersatu," ujarnya.
Sementara warganet lain, Zivanna Rosaline meminta Anies tidak menggunakan istilah itu lagi. Sebab, kata dia, semua orang yang lahir di bumi Indonesia adalah pribumi.
"Pak Anies Baswedan anda perlu sadar dan tahu bahwa semua yang lahir di bumi Indonesia adalah pribumi," ujarnya dalam akun
@ZivannaHelenSenada dengan itu, Zarry Hendrik juga menyebut bahwa istilah pribumi kurang cocok digunakan di Indonesia.
"Istilah pribumi kurang cocok untuk bangsa yang penuh keragaman," jelasnya dalam akun
@zarryhendrik.Namun begitu ada juga yang membela Anies. Mas Piyu misalnya, menyebut bahwa orang yang tersinggung dengan pidato Anies hanya kelompok kolonialis.
"Anies bicara pribumi melawan kolonialisme, kok ada yang tersinggung? Situ Kolonialis?" ujarnya di akun
@maspiyuuu. Hal senada juga diungkap Hasmi Bakhtiar yang menukil kata-kata mantan pimpinan militer dan negarawan Perancis, Charles de Gaulle.
"Yang alergi dengan kedaulatan pribumi hanya dua: penjajah asing dan budak asing," tegasnya.
Sementara itu, ada juga tokoh nasional yang mencoba menengahi perdebatan warganet. Seperti mantan Panglima TNI Endriartono Sutarto yang secara
nyinyir mengaku lupa dengan definisi pribumi.
"Sebetulnya apa sih definisi pribumi dan non pribumi? Saya kok jadi semakin tidak jelas memahaminya," jelasnya dalam akun
@endrisutarto. Hal yang sama juga dilakukan sastrawan Indonesia, Goenawan Mohamad. Ia bertanya kepada warganet, siapakah sebenarnya pribumi Indonesia.
"Siapakah sebenarnya pribumi Indonesia?" tanyanya.
[ian]
BERITA TERKAIT: