Atas dasar itu, Presiden Jokowi meminta kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk bekerja ekstra keras dalam memyelesaikan sertifikasi tanah.
Presiden menargetkan agar di tahun ini 5 juta sertifikat diselesaikan di seluruh tanah air. Tahun depan 7 juta sertifikat, dan tahun 2019 sebanyak 9 juta selesai.
"Kalau tidak selesai menterinya sudah saya bilang, awas Pak Menteri," kata Jokowi di hadapan Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil saat menyerahkan 10.100 Sertifikat Tanah untuk rakyat di Lapangan Bola Puspitek,Tangerang Selatan, Banten, Rabu (11/10).
Kepada masyarakat yang telah menerima sertifikat tanah tersebut, Jokowi meminta agar dirawat dengan baik. Ia juga meminta masyarakat mengkalkulasi dengan baik jika ingin sertifikat itu dijadikan sebagai jaminan bank.
"Agar sertifikat yang dijaminkan tidak hilang akibat disita oleh bank," tutupnya.
Ibu Negara Iriana Jokowi dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung mendampingi Jokowi dalam penyerahan tanah ini.
[ian]
BERITA TERKAIT: