Ustadz kondang itu tampak berdiri di atas salah satu mobil komando. Dia bahkan mengambil pengeras suara untuk memberikan pesannya kepada massa aksi yang berjubel di jalan.
Namun, bukan orasi yang memprovokasi disampaikan oleh Arifin. Dia melantunkan doa dan dzikir untuk korban kekerasan Rohingya, sekaligus mendoakan Indonesia agar damai dan bersatu.
"Ya, Allah bimbinglah saudara-saudara kami. Berikanlah kekuatan kepada saudara kami di Rohingya agar mampu melewati cobaannya," ucap Arifin dalam syiar doanya.
Tidak lupa dia juga mendoakan kaum Muslim di Afghanistan, Uighur (China), dan umat Islam di negara-negara lain yang menjadi korban kekerasan, agar diberikan kekuatan.
Dengan khusyuk, Arifin meminta kepada Tuhan menurunkan tentaranya untuk membalas kezaliman tersebut.
"Bacakan alfatihah, ayat kursi. Mari berjihad, mari berdzikir," tutur Arifin.
Di tengah syiar doa dari Arifin, mayoritas massa aksi tampak meneteskan air mata. Semakin khusyuk suara Arifin terisak saat berdoa, saat itu pula massa semakin melepas tangis dalam pusaran demonstrasi.
Dalam pantauan redaksi, hari ini demonstrasi peduli Rohingya diikuti sekitar 5000 orang dari berbagai organisasi masyarakat. Antara lain, Front Pembela Islam, Laskar Pembela Islam, Front Mahasiswa Islam, Front Santri Indonesia, Mujahidah Pembela Islam, Forum Umat Islam, Pemuda Pancasila, Forum Betawi Rempug dan banyak lagi.
[ald]
BERITA TERKAIT: