Demonstran Di Kedubes Myanmar Tuduh Jokowi Pengecut

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 06 September 2017, 16:28 WIB
Demonstran Di Kedubes Myanmar Tuduh Jokowi Pengecut
rmol news logo Massa demonstran di depan Kedutaan Besar (Dubes) Myanmar di Jakarta menuntut sikap lebih tegas dari Presiden Joko Widodo dalam merespons pembantaian etnis Rohingya di Myanmar.

"Jokowi lebay, atas nama persahabatan ASEAN tidak bisa ambil tindakan tegas," ujar seorang orator dari atas mobil komando melalui pengeras suara, Jakarta Pusat, Rabu (6/9).

Dalam pantauan redaksi, demonstrasi itu diikuti sekitar 5000 orang dari berbagai organisasi masyarakat. Antara lain, Front Pembela Islam, Laskar Pembela Islam, Front Mahasiswa Islam, Front Santri Indonesia, Mujahidah Pembela Islam, Forum Umat Islam, Pemuda Pancasila, Forum Betawi Rempug dan banyak lagi.

Mereka membawa macam-macam poster dan spanduk protes yang nadanya sama, menganggap Jokowi takut terhadap pemerintah Myanmar yang melakukan genosida terhadap Rohingya. Bahkan, Jokowi tidak berani mengusir Duta Besar Myanmar sementara puluhan ribu warga Rohingya di Myanmar terus diburu dan dibunuh.

"Presiden jangan pengecut, usir mereka dari Tanah Air kita," sambung orator.

Aliansi demonstran juga meminta Pemerintah RI secara resmi memutus hubungan diplomatik dengan Myanmar.

"Segera hentikan hubungan diplomatik dengan Myanmar. Kenapa kita harus melakukan hubungan dengan dajjal ini?" seru orator lain. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA