"Adili..!!!! Aung San Suu Kyi di Mahkamah Internasional," tulis salah satu spanduk yang dibawa pengunjuk rasa, Rabu (6/9).
Mereka melakukan longmarch dari titik aksi pertama di Bundaran Hotel Indonesia menuju Kedubes Myanmar. Dalam aksinya, para pengunjuk rasa yang didominasi ormas Islam itu mendesak pemerintah Myanmar agar menghentikan penindasan terhadap Rohingnya.
"Darahmu adalah darahku. Maka hentikan pertumpahan darah," bunyi poster pengunjuk rasa.
Sejumlah ormas yang ikut dalam aksi itu antara lain Front Pembela Islam, Laskar Pembela Islam, dan Alumni Presidium 212..
Setelah berunjuk rasa di Kedubes Myanmar, mereka akan bertolak ke titik aksi ketiga di Kementerian Luar Negeri.
Sebelumnya, sejumlah organisasi berencana akan menggelar demonstrasi yang disebut Aksi Bela Muslim Rohingya dalam bentuk Gerakan Sejuta Umat Muslim Mengepung Candi Borobudur pada 8 September 2017. Aksi digelar untuk mendorong penyelesaian krisis Rohingnya di Rakhine State.
[wah]
BERITA TERKAIT: