Begitu kata Staf Ahli bidang Sustainable Development Goals (SGDs) Kemenko PMK, Ghafur Dharmaputra dalam diskusi bertajuk "Peningkayan Daya Saing SDM Indonesia" yang digelar Forum Merdeka Barat 9 di Kementerian Komunikasi dan Informasi, Jakarta, Minggu (20/8).
"Indonesia perlu menyikapi SDM terdidik untuk memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja. Salah satunya dengan meningkatkan pendidikan vokasi dan kejuruan sesuai UU 20/2003," jelasnya.
Menurutnya, pengembangan program vokasi itu salah satunya melalui program revitalisasi pendidikan dan pelatihan SMK, politeknik, dan balai latihan kerja (BLK).
Pelaksanaan upaya revitalisasi tersebut akan melibatkan beberapa kementerian dan lembaga terkait, seperti Kemendikbud, Kemenristekdikti, Kemenperin, Kemnaker, ESDM, Kemenkes, BUMN, BNSP, serta pemerintah daerah. Semua lembaga tersebut harus bersinergi agar tercipta SDM berkualitas dan menjamin tercapainya tujuan negara dalam persaingan globalisasi.
"Dengan bergotong royong, maka Indonesia dapat mencapai tujuan dan sasaran tersebut dengan sebaik-baiknya" tukasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: