Terkait hal itu, Khofifah mengatakan masih menyamakan frekuensi di lapangan. Dan jika semuanya sudah beres dirinya baru akan melapor ke Presiden.
"Nanti, jika semuanya sudah kondusif maka saya akan melapor kepada Presiden Joko Widodo untuk maju berlaga dalam Pilgub Jatim," ungkapnya saat ditemui usai pencairan Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap III di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (10/8).
Khofifah mengaku masih akan fokus pada tugasnya sebagai menteri dan tidak akan berubah dari apa yang sudah pernah disampaikan.
"Saya sampaikan masih 'check sound'. Sampai Juli kemarin, saya rasa sudah selesai (check sound)," sambungnya seperti dilansir dari
RMOLJabar.
Saat ini dirinya sedang mencoba menyamakan frekuensi, bahasa orang muda, bahasa senior, bahasa perempuan, bahasa laki-laki itu kan kan berbeda. Termasuk juga bahasa santri dan juga bahasa para kiai.
"Ini yang saya coba menyamakan frekuensinya dan itu prosesnya," ujar Khofifah.
Dia pun mengaku jika saat melapor ke Presiden nanti, maka akan mengikut keputusan sang Presiden.
Dijelaskannya lagi, hingga saat ini dia tetep memaksimalkan kinerja sebagai pembantu presiden.
"Sejauh ini saya masih mengemban mandat itu (menteri), dan kedatangan saya ke sini (Bandung Barat) untuk melaksanakan mandat tersebut," pungkas Khofifah.
[rus]
BERITA TERKAIT: