AHY: Patriotisme Bertransformasi Dalam Berbagai Bentuk

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 10 Agustus 2017, 22:44 WIB
rmol news logo Direktur Utama The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono menilai semangat patriotisme bukan selalu dengan mengangkat senjata.

Menurutnya, sejak Indonesia merdeka, masyarakat telah menikmati udara kebebasan yang sebagian besar dari perjuangan para patriot bangsa. Namun patriotisme di abad 21 kini telah bertansformasi dengan tidak lagi mengangkat senjata.

"Para patriot telah bertransformasi ke dalam berbagai profesi mereka mengisi kemerdekaan. Termasuk melawan kebodohan, melawan kemiskinan ketidakadilan," papar Agus dalam peresmian The Yudhoyono Institute di Djakarta Theater, Kamis malam (10/8).

Menurut pria yang akrab disapa AHY itu, transformasi patriotisme bisa dilihat dari para diplomat Indonesia yang berjuang di forum-forum internasional, berbicara tentang berbagai isu strategis dunia serta memperjuangkan kepentingan bersama. Para olahragawan yang berjuang di kancah internasional dan mengharumkan nama bangsa juga merupakan wujud dari transformasi patriotisme.

Selain itu, kaum profesional pelaku bisnis, teknokrat, akademisi, seniman dan tenaga kerja Indonesia yang berkiprah di belahan dunia dan membangun jaringan di berbagai negara juga dinilai sebagai patriot.

"Ini kami simpulkan patriotisme abad 21 telah menemukan konteks global, melintasi batas geografis, profesi. Dan siapapun dia, apapun dia kerjakan sejauh itu ditujukan untuk kepentingan negaranya dan untuk mengharumkan nama bangsa maka mereka adalah patriot," pungkas putera sulung vPresiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono tersebut. [wah]

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA