Bakal calon gubernur Jabar itu mengklaim telah mendedikasikan diri untuk terus mendengarkan aspirasi masyarakat.
"Prinsipnya kalau dedikasikan yang terbaik untuk masyarakat Jawa Barat, insya Allah siap. Masih panjang waktunya, sekarang fokus mendengar aspirasi masyarakat dan langsung turun untuk mengetahui problematika masyarakat," jelas Agung dalam keterangannya, Senin (24/7).
Dia pun mengaku tengah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik, dan terus melakukan sosialisasi dengan warga.
"Sejauh ini sudah ada pembicaraan dengan beberapa partai besar seperti Gerindra, PAN, PKS, PPP dan Demokrat. Para elite menyambut baik," ujar Agung.
Agung memastikan bahwa ajang Pilkada Jawa Barat 2018 bukan hanya perkara menang atau kalah, melainkan bagaimana seorang pemimpin mampu membuat terobosan untuk rakyatnya dan membenahi perekonomian.
"Ini soal bagaimana membuat terobosan untuk Jawa Barat mengingat provinsi ini masih mengalami beberapa masalah seperti pembangunan yang belum merata. Karena pembangunan infrastruktur lebih banyak dilakukan di pusat perkotaan sehingga pembangunan daerah pinggiran atau perbatasan terkesan terabaikan," paparnya.
Tidak hanya dari elit politik, Agung juga sudah mendapat dukungan dari sejumlah kalangan. Salah satunya dari para pedagang yang bernaung di bawah Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Jawa Barat.
"Sebanyak lima juta pedagang pasar di Jawa Barat, kemudian para pedagang kaki lima (PKL) yang jumlahnya dua juta orang, mereka total mendukung," imbuhnya.
[wah]
BERITA TERKAIT: