Ngotot 20 Persen, Pemerintah Belum Respon Usul "Jalan Tengah" Presidential Threshold

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 10 Juli 2017, 13:12 WIB
Ngotot 20 Persen, Pemerintah Belum Respon Usul "Jalan Tengah" Presidential Threshold
Lukman Edi/RMOL
rmol news logo . Pemerintah masih ngotot meminta ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) di angka 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sah nasional.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Pansus RUU Pemilu, Lukman Edi ketika ditemui di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (10/7).

Lukman menyebutkan bahwa masih ada beberapa fraksi yang tidak setuju dengan permintaan pemerintah dan mengusulkan ambang batas tersebut nol persen alias tanpa threshold.

"Ada yang setuju dengan usulan pemerintah, sebagian lagi tetap bertahan tanpa PT atau nol persen," jelasnya.

Ia menambahkan belakangan muncul usulan jalan tengah dari beberapa fraksi seperti Fraksi Partai Hanura dengan angka ambang batas di kisaran 10-15 persen.

"Jalan tengah ini belum direspon oleh pemerintah, dan pemerintah bertahan di 20 persen," tukas Lukman, politisi PKB itu. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA