Koordinator GMPG Ahmad Doli Kurnia menilai bahwa hal itu perlu dilakukan karena saat ini Golkar termasuk dalam partai yang kadernya paling banyak terjerat kasus korupsi.
"Paling tidak ada tujuh orang," ujarnya dalam diskusi bertajuk 'Refleksi 1 Tahun Partai Golkar Kepemimpinan Setya Novanto' di Hotel Puri Denpasar, Jakarta, Minggu (21/5).
Doli menyayangkan sikap partai yang saat ini masih mempertahankan sejumlah kader yang terjerat korupsi. Ia melihat tidak ada upaya serius dari pengurus partai untuk memberhentikan kadernya yang telah terindikasi kasus korupsi.
Ia menduga upaya ini sengaja tidak serius ditangani. Pasalnya, Ketua Umum Golkar Setya Novanto saat ini juga sedang diindikasi terlibat dalam megaproyek korupsi pengadaan proyek e-KTP.
"Jangankan yang sudah ditangkap, yang sudah terindikasi (korupsi) saja harusnya kan mundur atau diberhentikan. Namun nampaknya tidak mungkin mereka diberhentikan, orang ketumnya juga kan punya masalah yang sama,' pungkasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: