PDIP: Jangan Berlebihan Soal Pemindahan Ibukota

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Minggu, 16 April 2017, 20:56 WIB
PDIP: Jangan Berlebihan Soal Pemindahan Ibukota
Rahmat Hamka/Net
rmol news logo Anggota Komisi II DPR Rahmat Hamka meminta para koleganya di Senayan dan sebagian pengusaha tidak buru-buru menolak wacana pemindahan ibukota dari Jakarta ke Palangkaraya. Menurutnya, tidak perlu ada kekhawatiran berlebih, sebab wacana tersebut pasti akan dikaji secara komprehensif.

"Menurut saya, tidak perlu hiperaktif lah melihatnya (wacana pemindahan ibu kota), apalagi sudah menyimpulkan (negatif). Semuanya akan tergambar nanti setelah kajian sudah selesai dilakukan," ucap politisi muda PDIP ini kepada wartawan, Minggu (16/4).

Sebelumnya, suara penolakan wacana itu muncul dari Ketua MPR Zulkifli Hasan, Wakil Ketua DPR Fadli Zon, dan Wakil Ketua Kadin DKI Jakarta Sarman Simonjarang.

Zulkifli menganggap, wacana pemindahan ibukota tidak tepat karena kondisi ekonomi negara sedang seret. Fadli Zon menyebut, rencana itu tidak realistis karena tidak ada dana. Sedangkan Sarman menyatakan pemindahan itu bisa menyebabkan penurunan daya saing dan iklim investasi di Tanah Air.

Rahmat menganggap, pernyataan Zulkifli, Fadli, dan Sarman tadi menunjukkan kekhawatiran yang berlebih. Padahal, rencana tersebut masih dikaji. Kalau pun ibukota jadi dipindah, tentu tidak akan ujug-ujug. Akan ada tahapan yang dilakukan pemerintah.

"Jangan ada kekhawatiran yang berlebihan, apalagi pernyataan yang muncul dari pejabat negara ataupun kalangan pengusaha Jakarta yang menolak rencana tersebut," imbuhnya.

Rahmat sendiri mendukung wacana pemindahan ibu kota itu. Dia pun melihat Palangkaraya siap menjadi ibu kota baru.

"Yang paling penting sekarang kan sudah dimulai kajian oleh Pemerintah Pusat. Diharapkan hasil kajian itu dapat memuat kearifan lokal sehingga terus terjaga dan terpelihara. Ini juga kan bukan serta-merta. Pasti melalui tahapan-tahapan yang harus diperjelas dan terukur sehingga perencanaan pemindahan tersebut benar-benar memberi nilai tambah," tandasnya.  [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA