Relawan Anies Sandi Temukan Serangan Tomcat Di Jakut

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Minggu, 19 Maret 2017, 18:37 WIB
Relawan Anies Sandi Temukan Serangan Tomcat Di Jakut
Foto/RMOL
rmol news logo Kasus pasien penyakit kulit akibat serangan Tomcat (paederus fuscipes) yang menghebohkan beberapa tahun lalu, kembali muncul di Jakarta Utara.

Temuan tersebut diketahui dari kegiatan pengobatan gratis Relawan Pemenangan Anies-Sandi (RPA) di wilayah DKI.

"Hasil laporan dari tim medis, serangan jenis serangga atau kumbang, diduga Tomcat terdapat di Jakarta Utara," ujar Koordinator RPA, Nina Ramschie saat menggelar baksos pengobatan gratis di Kramat, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (19/3) sore.

Beberapa pencetus penyakit lain di antaranya, lingkungan kumuh, air tergenang, hingga saluran yang tidak mengalir. Apalagi di musim penghujan. Penyakit warga masih didominasi batuk pilek dan alergi kulit.

Selain itu, tingkat stres masyarakat DKI terdapat di wilayah Jakarta Barat. Imbasnya, banyak masyarakat terjangkit penyakit gastritis atau maag.

"Stres ekonomi, menjadi penyebab tingginya penyakit gastritis atau maag. Ada di beberapa wilayah, dan tertinggi di Jakarta Barat," lanjutnya.

Terkait upaya pengobatan, warga cenderung memanfaatkan obat sachet yang dibeli di warung terdekat. Karena, tidak mampu berobat.

Saat tidak puas dengan obat di warung, warga beralih ke Puskesmas. Khususnya untuk mengobati penyakit kronis. Seperti diabetes atau darah tinggi (hypertensi).

Untuk persentase jenis penyakit yang didata tim dokter, sebanyak 55 persen warga Jakarta mengidap batuk pilek. Lalu, diikuti alergi kulit sebanyak 20 persen, hypertensi (10 persen), diabetes (5 persen) dan Gastritis/Maag (5 persen).

Saat ini, sudah tujuh titik lokasi pengobatan gratis RPA di wilayah Jakarta Pusat, Barat dan Utara. Totalnya, ada 1.297 pasien yang telah diobati. Rencananya, pengobatan gratis ini ditargetkan akan terus dilanjutkan hingga 15 April 2017 mendatang.

Tak hanya dokter muda wanita yang dilibatkan, agenda baksos itu juga diramaikan puluhan ibu-ibu simpatisan RPA. Turut hadir dalam acara baksos, istri cawagub DKI Sandiaga Uno, Nur Asia Uno.

"Ini bentuk kepedulian Anies-Sandi terhadap warga kurang mampu yang selama belum tersentuh oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Komitmen kita, demi memiliki pemimpin yang peduli rakyat kecil dan membangun Jakarta. Bukan hanya fisik, sementara rakyat kecil tergusur," ungkap Nur Asia.

Keterlibatan wanita dalam keanggotaan RPA, karena lebih mudah meluangkan waktu. Serta, wanita dinilai lebih dekat dengan warga dan lebih mudah mengetuk hati pemilih DKI Jakarta.

"Kalau ibu-ibu karena waktunya lebih banyak dibandingkan dengan Bapak-bapak. Bahkan lebih dekat dengan warga Jakarta yang akan pemilih di Pilkada Jakarta," pungkasnya.  [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA