Koordinator Nasional Presidium Pemuda Timur, Sandri Rumanama menegaskan bahwa konflik yang terjadi murni masalah sosial bukan SARA.
“Saya minta seluruh masyarakat, khususnya di Halmahera Tengah, untuk tenang dan tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang beredar di media sosial. Saya tegaskan, ini bukan konflik SARA. Jangan mudah terprovokasi dengan isu-isu yang merugikan torang semua,” ujar Sandri dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 7 April 2026.
Terkait penanganan situasi, Sandri meminta agar masyarakat mempercayakan sepenuhnya kepada pihak aparat keamanan.
Ia mengimbau warga untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri yang justru dapat memperkeruh situasi.
“Percayakan pada aparat yang bekerja saja. Biarkan pihak kepolisian dan TNI bekerja maksimal memulihkan situasi. Mari kita jaga kedamaian di Halmahera Tengah,” imbuhnya
Sandri mengajak masyarakat untuk kembali merajut tali persaudaraan dan tidak terpecah belah. Ia juga mengingatkan bahwa perbedaan adalah sebuah keniscayaan, namun persatuan harus tetap dijaga.
“Damai itu indah, perbedaan itu keniscayaan. Ingat, dari ujung Halmahera sampai tenggara jauh, torang semua basudara,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: