Didoakan Jadi Presiden Lagi, Jokowi: Itu Nanti, Urus Perbatasan Dulu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 17 Maret 2017, 05:26 WIB
rmol news logo Presiden Joko Widodo tak mau menanggapi doa seorang warga Badau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, saat  menyampaikan keluhannya soal kehidupan di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia tersebut.

Menurut warga yang bernama Yohannes Ubang, kehidupan di sekitar pos perbatasan dengan negeri jiran itu tak pernah diperhatikan oleh pemerintah sebelumnya. Akibatnya masyarakat sekitar lebih banyak yang memih kerja dan membeli kebutuhan dari Serawak.

"Semoga ya, Pak nanti 2019 menang lagi. Bisa pimpin kita lagi," kata Ubang tiba-tiba yang mengakhiri curhatnya saat peresmian Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Nanga Badau, Kamis (16/3)

Doa Ubang jelas mengundang tawa pejabat negara dan warga perbatasan yang hadir. Pesiden Jokowi pun mengalihkan jawaban pertanyaan Ubang itu.

"Nanti dulu yang itu, urus perbatasan dulu," timpal Presiden Jokowi sambil tertawa.

Jokowi berjanji bahwa pembangunan pos perbatasan selain untuk menghubungkan dua negara memang dibangun untuk mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat di sekitarnya.

"Bagaimana nanti pos ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin dan juga ada pusat ekonomi disini,"demkian presiden Jokowi.

Sebelumnya PLBN Entikong dan Motaain sudah diresmikan oleh Presiden Jokowi pada Desember 2016 lalu. Pada Sabtu (18/3) besok, direncanakan Presiden Jokowi akan meresmikan PLBN Aruk yang berada di Kabupaten Sambas, Kalbar. Tiga PLBN lainnya yakni Motamasin, Wini dan Skouw akan diresmikan kemudian.

Turut hadir Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Kordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Pendidikan Nasional Muhadjir Effendy, Menteri Perhubungan Budi Karya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Gubernur Kalimantan Barat Cornelis MH, dan Dirjen Cipta Karya Sri Hartoyo.  [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA