Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/bonfilio-mahendra-1'>BONFILIO MAHENDRA</a>
LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA
  • Sabtu, 24 Januari 2026, 06:00 WIB
Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Batalyon Infanteri (Yonif) TP 877/Biinmaffo, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: Tim Media Menhan)
rmol news logo Prajurit TNI wajib menjunjung tinggi nilai profesionalisme, disiplin, dan loyalitas terhadap Tanah Air saat bertugas di wilayah perbatasan Indonesia.

Pesan tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin saat berkunjung ke Batalyon Infanteri (Yonif) TP 877/Biinmaffo, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat 23 Januari 2026.

"Pentingnya profesionalisme, disiplin, dan semangat pengabdian prajurit dalam menjaga kedaulatan negara, khususnya di wilayah perbatasan," kata Sjafrie.

Kunjungan Sjafrie juga sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan kesiapan satuan, pembangunan pangkalan, serta kesejahteraan prajurit di wilayah strategis perbatasan.

Selama kunjungan, Sjafrie juga meninjau kondisi satuan, kekuatan personel dan materiil, progres pembangunan pangkalan, serta pelaksanaan pembinaan satuan termasuk program ketahanan pangan dan kegiatan teritorial. 

"Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi riil di lapangan sekaligus memastikan pembangunan dan upaya perbaikan mandiri berjalan sesuai rencana dan kebutuhan operasional satuan," kata Sjafrie.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA