Dewan Dorong Pertemuan SBY dan Jokowi Digelar Rutin

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 10 Maret 2017, 22:25 WIB
Dewan Dorong Pertemuan SBY dan Jokowi Digelar Rutin
Foto: Net
rmol news logo Pertemuan yang dilakukan oleh Presiden VI RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara kemarin harus diselenggarakan sesering mungkin.

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengatakan, sebagai seorang mantan presiden dan presiden haruslah menunjukan bahwa mereka merupakan seorang negarawan. Meski, kepentingan politiknya berseberangan.

"Kalau orang sudah jadi presiden itu harus jadi negarawan, kalau orang sudah jadi mantan presiden itu harus jadi negarawan. Ketemu secara rutin. Santai aja, kan hubungan pribadi antara presiden ga boleh ada masalah. Biar kita berseberangan secara politik ga boleh ada masalah," katanya saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (10/3).

Lebih lanjut dia menghimbau semua pihak, utamanya unsur pemerintah untuk membiasakan diri menerima kritik.

"Dan jangan dibiasakan hubungan professional kita, misalnya saya. Kalau saya mengkritik pak jokowi, itu tugas saya, atau kritik lembaga-lembaga lain itu tugas saya. Tapi jangan dianggap hubungan pribadi saya jelek," ujarnya.

"Artinya siapa yang ngundang. Dari pada lihat orang berantem, kan lebih baik lihat orang damai," pungkasnya. [sam]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA