Anggota Komisi IX DPR RI, Ranny Fahd Arafiq, mengingatkan pentingnya kewaspadaan agar situasi tersebut tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.
Ia menilai momentum pasca mudik kerap membuat masyarakat lengah, padahal risiko penularan justru meningkat seiring tingginya mobilitas antar daerah.
“Karena itu, langkah cepat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam mengingatkan potensi penyebaran penyakit menjadi hal yang patut diperhatikan secara serius oleh semua pihak,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu, 4 April 2026.
Ranny juga menyoroti pentingnya perlindungan bagi tenaga kesehatan sebagai garda terdepan. Menurutnya, dukungan berupa perlengkapan, sistem kerja yang aman, serta jaminan keselamatan tidak boleh diabaikan.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa upaya pencegahan tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam memastikan imunisasi dilakukan secara lengkap.
“Langkah sederhana ini memiliki dampak besar dalam menekan penyebaran penyakit yang sebenarnya dapat dicegah,” ujar Legislator Golkar ini.
Selain itu, kesiapan fasilitas kesehatan juga dinilai menjadi faktor krusial. Kemampuan deteksi dini dan respons cepat akan sangat menentukan dalam mengendalikan potensi penyebaran di tengah masyarakat.
Ranny pun mengajak masyarakat tetap waspada secara bijak. Dengan kesadaran bersama dan kesiapan semua pihak, ia berharap potensi penyebaran campak pasca Lebaran dapat diantisipasi.
“Sejak dini tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara luas,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT: