Dari 101 daerah penyelenggara Pilkada 2017, hanya ada 44 perempuan (7,17 persen) yang bertarung di 41 daerah yang tersebar di 28 kabupaten, 9 kota, dan 4 provinsi.
Direktur Eksekutif Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini mengatakan, dengan data di atas, menunjukkan ketimpangan jumlah perempuan calon kepala daerah masih saja terjadi.
"Dengan kondisi ini, upaya afirmasi perempuan untuk setara di ajang pemilu masih relevan diperjuangkan," ujar Titi.
[rus]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: