
Jurubicara Front Pembela Islam (FPI), Munarman menilai langkah Presiden Jokowi mengumpulkan petinggi Majelis Ulama Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU), dan Muhammadiyah sebagai upaya penggembosan terhadap Aksi Bela Islam Jilid II yang akan digelar pada 4 November mendatang.
"Saya kira iya, apa yang dilakukan hari ini termasuk dari upaya penggembosan," ujar Munarman saat ditemui di Hotel Ambara, Jakarta Selatan, Selasa (1/11).
Munarman bahkan mengaku upaya penggembosan ini sudah diprediksi sejak tiga pekan lalu baik lewat tokoh dari ormas-ormas Islam, termasuk dengan menakut-nakuti kalangan grassroots (akar rumput).
Tidak hanya itu, Munarman juga menilai bahwa pemberitaan yang mengangkat seputar potensi kerusuhan saat aksi 4 November bagian dari upaya penggembosan dimaksud.
"Saya kira itu upaya penggembosan juga karena dengan diberitakan potensi rusuh masyarakat jadi takut. Jadi diharapkan buat yang pnya desain ini masyarakat tidak jadi datang,"‎ pungkasnya.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: