Menurut Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Dede Yusuf Macan Effendi, perbedaan sikap antarpartai politik merupakan hal yang wajar dan justru mencerminkan praktik demokrasi itu sendiri.
“Itu kan haknya masing-masing partai loh. Itu kan namanya demokrasi, demokrasi kan seperti itu,” ujar Dede Yusuf kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 13 Januari 2026.
Wakil Ketua Komisi II DPR ini menegaskan, Partai Demokrat menghormati setiap pandangan politik yang berkembang, termasuk sikap PDIP yang memilih menolak wacana tersebut.
Terkait sikap Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Dede Yusuf mengatakan bahwa seluruh keputusan strategis partai telah diserahkan kepada Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
“Ya sudah diserahkan kepada Ketua Umum kami, Mas AHY untuk melakukan keputusan terkait dengan katakan lah kebijakan-kebijakan Partai Demokrat,” jelas Legislator Demokrat ini.
Saat ditanya apakah kewenangan tersebut juga mencakup sikap Demokrat soal mekanisme Pilkada, Dede Yusuf menjawab singkat dan tegas.
“Termasuk,” pungkasnya.
Dari delapan fraksi di DPR, mayoritas mendukung usulan Pilkada Via DPRD. Hanya Fraksi PDIP yang menolak wacana tersebut sebagaimana hasil rekomendasi Rakernas I PDIP.
BERITA TERKAIT: