PILKADA DKI 2017

Prestasi Buruk Anies Saat Jadi Menteri Bakal Pengaruhi Pemilih

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Kamis, 27 Oktober 2016, 20:31 WIB
Prestasi Buruk Anies Saat Jadi Menteri Bakal Pengaruhi Pemilih
Anies Baswedan/Net
rmol news logo Terobosan yang tidak maksimal dilakukan Anies Baswedan saat menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentu mempengaruhi pilihan masyarakat yang rasional dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Begitu dikatakan peneliti Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Adriana Elizabeth di sela diskusi bertajuk 'Jakarta, Etalase Demokrasi Tanpa SARA (?)' di Gedung Widyagraha LIPI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta (Kamis, 27/10).

Menurutnya, keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memecat Anies dari Kabinet Kerja merupakan indikator bahwa calon gubernur yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera tidak maksimal dalam bekerja.

"Kalau Presiden Jokowi itu jelas ya, kalau (Anies) tidak bisa ya berhenti. Jadi menteri baru dua tahun, itu sesuatu yang belum maksimal," kata Adriana.

Selain itu, kapasitas sebagai mantan rektor juga tidak bisa dijadikan indikator bahwa Anies layak memimpin ibu kota. Seorang gubernur, bukan seorang pendidik melainkan petugas yang harus menyelesaikan segala masalah seperti politik, ekonomi, sosial, hingga hukum. Tugas ‎gubernur di DKI Jakarta jauh lebih sulit daripada menjadi Mendikbud.

"Ini (gubernur) bukan ngajari mahasiswa. Coba saja bayangkan, apakah Anies bisa melakukan hal itu atau tidak," tanya Adriana yang juga pengajar politik di Universitas Pelita Harapan. [wah]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA