"Deklarasi ini bertepatan dengan ulang tahun partai dan dihadiri 100 persen pengurus di tingkat wilayah dan DPP. Kami mengundang seluruh parpol di Indonesia," kata Ketua Panitia, Joko Nugroho, dalam konferensi pers di JCC, Jumat, 16 Januari 2026.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Gema Bangsa, Muhammad Sopiyan, memastikan Presiden Prabowo Subianto tidak dapat hadir meski telah diundang.
"Soal kehadiran Pak Prabowo, kami sadar kami partai baru. Beliau tidak bisa hadir, tetapi deklarasi ini tetap menjadi komitmen kami kepada publik," ujar Sopiyan.
Partai Gema Bangsa secara resmi mendeklarasikan diri sebagai kekuatan politik baru melalui acara ini. Deklarasi menegaskan komitmen partai untuk menjadi wadah perjuangan politik yang menjunjung tinggi integritas, keadilan sosial, dan kemajuan bangsa.
Langkah ini juga menandai gerakan politik yang bertujuan mewujudkan Indonesia mandiri, berdaulat dalam pengambilan keputusan politik, ekonomi, dan pembangunan nasional.
"Dalam deklarasi ini, Partai Gema Bangsa memiliki tujuan mewujudkan Indonesia yang berkeadilan secara politik dan ekonomi melalui tiga visi besar, yaitu Indonesia Mandiri, Desentralisasi Politik, dan Indonesia Reborn," jelas Sopiyan.
Ketiga visi tersebut menjadi pedoman perjuangan Partai Gema Bangsa dalam membangun Indonesia yang dicita-citakan.
Rencananya, acara deklarasi akan dihadiri 514 pengurus daerah dan 1.124 pengurus dari seluruh Indonesia, tersebar di 38 provinsi.
BERITA TERKAIT: