Dengan penuh semangat, Agus memimpin puluhan relawan membuat yel-yel yang beraroma militer.‎ Menurutnya, yel-yel bercita rasa militer sengaja dibuat untuk melatih kekompakan para relawan pendukung. Termasuk menunjukkan bahwa tidak boleh ada jarak antara pemimpin dengan yang dipimpin atau antara yang didukung dengan pendukungnya.
"Itulah semangat yang ingin saya bangun, insya Allah. Inilah karakter dan tradisi militer, membangun kekompakan itu dari hal-hal semacam itu," ujarnya di Wisma Proklamasi, Jakarta, Selasa (25/10).
‎Agus mengaku hanya butuh waktu lima menit untuk membuat yel-yel, yaitu tidak lama setelah dirinya tiba di Wisma Proklamasi. Yel-yel yang dibuat Agus pun terdengar lantang seperti dirinya memimpin pasukan saat masih di militer.
"Tadi saya berhenti sebentar di suatu tempat, kemudian saya kirim dulu teksnya supaya mereka ketahui," pungkas putra sulung mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut.
[wah]
BERITA TERKAIT: