Polemik Ijazah Jokowi Terus Digulirkan sebagai Komoditas Politik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Jumat, 16 Januari 2026, 11:02 WIB
Polemik Ijazah Jokowi Terus Digulirkan sebagai Komoditas Politik
Presiden ke-7 Joko Widodo. (Foto: Istimewa)
rmol news logo Polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dinilai tidak akan menemukan titik akhir dalam waktu dekat. Isu tersebut justru akan terus berada dalam tarik-ulur tanpa henti antara klaim keaslian dan tuduhan kepalsuan.

Menurut Pengamat Politik Politika Research & Consulting (PRC), Nurul Fatta, sekalipun proses hukum telah berjalan dan menjerat tokoh-tokoh tertentu, polemik tersebut tidak serta-merta akan berhenti. 

“Sekalipun proses hukum berjalan terhadap tokoh-tokoh tertentu, fenomena ini tidak akan berhenti begitu saja karena akan selalu muncul suara-suara baru,” jelasnya kepada RMOL, Jumat, 16 Januari 2026.

Ia bahkan memprediksi akan ada figur-figur lain yang mengambil peran serupa dengan Roy Suryo dalam mengangkat kembali isu tersebut ke ruang publik.

Nurul Fatta menilai, keberlanjutan isu ijazah Jokowi sangat terkait dengan posisi dan pengaruh politik keluarga Jokowi di tingkat nasional. Selama pengaruh itu masih kuat, polemik dinilai akan terus digulirkan.

“Saya meyakini bahwa isu ijazah Presiden Jokowi akan terus digulirkan sebagai komoditas politik selama keluarga beliau, Jokowi sendiri, masih memiliki pengaruh signifikan di panggung politik nasional,” pungkasnya. rmol news logo article


EDITOR: AHMAD ALFIAN

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA