Agus mengaku sering melakukan aksi terjun dari panggung dan ditangkap kerumunan orang saat dirinya masih menjadi prajurit. Menurutnya, terdapat makna kebersamaan yang tidak terhalang sekat di balik aksi tersebut.
"Itu saya ‎lakukan secara spontan. Itu untuk memupuk rasa kebersamaan tanpa sekat," katanya usai penetapan calon gubernur-wakil gubernur oleh KPU DKI Jakarta di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta (Senin, 24/10).
Dijabarkan Agus bahwa aksi itu membuktikan adanya rasa saling yakin, dalam hal ini keyakinan antara calon pemimpin dengan rakyat yang akan dipimpin.
‎"Itu butuh trust. Kita percaya kepada orang yang di bawah, dan yang di bawah percaya kepada kita," bebernya.
Putra sulung mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu mengungkapkan bahwa aksi melompat tidak akan terjadi jika tidak ada saling percaya satu sama lain. Hal senada juga harus terjadi dalam sebuah pemerintahan‎. Menurutnya, pemerintahan yang baik akan terjadi jika pemimpin dan rakyatnya saling mendengarkan dan berkomunikasi.
"Itu modal penting membangun Jakarta," demikian Agus.
[wah]
BERITA TERKAIT: