"Saya independen seperti Ahok. Tapi saya sebagai relawan, saya jadi juru bicara Ahok-Djarot," ujarnya di sela penetapan calon gubernur-wakil gubernur KPU DKI di Balai Sudirman, Jakarta, Senin (24/10).
Ruhut mengaku akan mundur sebagai wakil rakyat saat masa reses berlangsung. Kepastian itu, menurutnya sudah disampaikan kepada Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.
"Nanti reses, awal November. Sudah bilang ke Pak SBY lewat Amir Syamsuddin," ujarnya.
Meski begitu, Ruhut mengaku punya utang jasa kepada SBY. Karir politiknya yang menanjak hingga saat ini tidak lepas dari andil Presiden RI keenam tersebut.
"Saya sampai seperti ini salah satunya karena Pak SBY. SBY yes tapi tetap saya Ahok-Djarot," katanya.
Dia harus rela berpisah dengan SBY dan Demokrat karena perbedaan sikap di Pilkada DKI.
"Saya nggak mau rakyat Jakarta salah pilih. Silakan yang sudah terbukti dipilih, jangan yang sekadar umbar janjinya. Jangan beri rakyat janji-janji," pungkas Ruhut.
[wah]
BERITA TERKAIT: