Yenny Wahid: Hari Perdamaian Dunia Momentum Jaga Kebhinnekaan Indonesia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Jumat, 07 Oktober 2016, 13:06 WIB
Yenny Wahid: Hari Perdamaian Dunia Momentum Jaga Kebhinnekaan Indonesia
rmol news logo . Peringatan Hari Perdamaian Dunia merupakan momentum untuk membangun kesadaran perdamaian di masyarakat. Sehingga Indonesia tidak terjebak konflik seperti terjadi di banyak negara.

Demikian disampaikan  Direktur Wahid Institute Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid alias Yenny Wahid saat menyampaikan sambutan dalam peringatan Hari Perdamaian Dunia 2016, di kawasan Gunung Andong, tepatnya di Dusun Mantran Wetan, Desa Girirejo, Ngablak, Magelang, Jawa Tengah (Kamis, 6/10).

"Kita harus menjaga perdamaian. Akhir-akhir ini banyak konflik-konflik sektarian, konflik-konflik agama. Kita harus mempunyai kesadaran bersama untuk bisa mengatasi konflik tersebut dan tetap mempertahankan kebhinekaan di Indonesia," kata Yenny.

Dalam acara ini hadir banyak tokoh nasional lintas profesi. Hadir misalnya politisi muda Maruarar Sirait, seniman Garin Nugroho, Bambang Harimurti, Tanto Mendut, Yoke Darmawan, Walikota Semarang Hendrar Prihadi, serta dan perwakilan dari negara sahabat.

Acara yang digelar Wahid Institute dan Komunitas Lima Gunung ini dikemas dalam pagelaran Centhini Gunung. Menurut Yenny, tokoh perempuan dalam Serat Centhini menginspirasi untuk penyelenggaraan pertunjukan yang kemudian diberi nama "Centhini Gunung".

"Kami juga berharap lebih banyak lagi perempuan yang tergerak untuk membantu memastikan masyarakat hidup dalam suasana ketenteraman, guyup, dan rukun. Perempuan mempunyai peran yang luar biasa untuk itu," kata Yenny.

Sementara itu, Maruarar Sirait mengatakan bahwa semua elemen bangsa harus saling bekerjasama dalam memperjuangkan perdamaian dan pluralisme. Sehingga keragaman dan kebhinkenaan Indonesia juga akan selalu terjaga dengan baik.

"Dari desa ini kita bisa belajar perdamaian. Tadi diceritakan oleh kepala desa bahwa desa ini selalu tenang dan aman," kata Maruarar. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA