"Saya cuma
ngelamar kerja. Saya nih bukan
mimpin orang Jakarta. Saya
mimpin Jakarta iya, tapi yang benar saya melamar kerja ke orang Jakarta. Butuh tidak Direktur Utama seperti saya, yang
mimpin Jakarta," ujar Ahok di Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (27/5).
Menurut Ahok, lolos atau tidaknya dia dalam pemilihan itu semua tergantung pada warga DKI.
Jika kinerjanya kurang baik dan jauh dari ekspektasi, Ahok mempersilakan warga Jakarta untuk mencari pemimpin yang lain.
"Kalau warga merasa saya kerja kurang baik, kurang transparan, carilah direktur baru," tegasnya.
Sebelumnya, Ahok sempat ditanyai pendapatnya soal peta politik yang kian hangat jelang Pilgub Februari tahun depan. Misalnya, kedekatan PDI Perjuangan dan Partai Gerindra. Kedua partai ini sedang dalam tahap penjajakan koalisi jelang Pilgub DKI tahun depan.
Kedua partai besar itu juga sudah memastikan tidak akan mendukung Ahok lagi dalam Pilgub, berbeda dengan langkah politik mereka pada 2012 lalu yang mengusung Jokowi-Ahok.
Ahok mengaku tak memusingkan peluangnya melawan calon dari PDIP dan Gerindra.
"Kalau mereka yakin menang, berarti Oktober 2017 orang Jakarta punya gubernur baru," ucapnya.
[ald]
BERITA TERKAIT: