"Jadi jangan dilihat mudanya, tapi lihatlah pengalaman politik beliau yang sangat mumpuni. Jadi prestasinya layak diperhitungkan oleh calon yang lain," ujar politikus Golkar, Tantowi Yahya, saat dihubungi (Selasa, 16/2).
Selain itu, masih kata anggota Komisi I DPR RI ini, Zaki Iskandar juga dia bukan orang baru di tubuh partai berlambang beringin tersebut. Malah, pemilik nama lengkap Ahmed Zaki Iskandar tersebut itu juga mewarisi darah Golkar.
"Beliau memang muda, tapi seumur-umur sudah Golkar. Bahkan lahir dan dibesarkan di partai ini," jelasnya.
Selain Zaki, Tantowi juga mengapresiasi banyak tokoh muda Golkar lainnya yang maju bersaing dalam musyawarah nasional luar biasa (munaslub) partai beringin. "Semua calon yang bersaing di bawah umur 50 tahun," sebut Tantowi.
Namun, yang perlu dilakukan Zaki dan tokoh muda lainnya saat ini adalah mulai mendekati para pemilik suara yang berjumlah 600 orang, mulai dari pimpinan DPD I, Pimpinan DPD II dan juga jajaran pimpinan DPP Golkar. "Jadi siapapun yang berminat menjadi caketum Golkar harus membuat pemilih terkesan dan tertarik," saran dia.
Selain itu, Tantowi juga meminta seluruh caketum yang akan bertarung mempunyai kecerdasan sehingga bisa membaca arah politik dalam negeri serta harus bisa menerjemahkan fungsi negara kesejahteraan tahun 2045 yang merupakan Garis Besar Haluan Negara (GBHN) Partai Golkar.
"Tanpa adanya kemampuan itu akan sulit bagi partai memainkan peran penting sebagai partai yang menjunjung tinggi pembangunan dan melakukan kritik cerdas kepada pemerintah," pungkasnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: