DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Rabu, 17 Juni 2026, 20:14 WIB
DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)
rmol news logo Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengapresiasi berbagai langkah perbaikan penyelenggaraan ibadah haji yang dilakukan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. 

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal usai menghadapi pertemuan pimpinan DPR dan jajaran Kementerian Haji dan Umrah dengan Presiden di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu, 17 Juni 2026.

Cucun mengatakan pengawasan yang dilakukan DPR selama ini diarahkan untuk memastikan pembenahan layanan haji benar-benar dirasakan masyarakat. Menurutnya, upaya perbaikan tersebut kini mulai menunjukkan hasil nyata di era pemerintahan Prabowo.

“Pengawasan kita kemarin itu ingin melakukan perbaikan yang sesungguhnya. Artinya melakukan perbaikan yang terbaik ini terwujud dan terjadi di era kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo,” ujar Cucun kepada awak media.

Salah satu capaian yang mendapat perhatian khusus adalah keberhasilan pemerintah memangkas masa tunggu keberangkatan haji. 

Cucun mengungkapkan, antrean yang sebelumnya mencapai hampir 35 hingga 40 tahun kini berhasil dipangkas menjadi sekitar 26 tahun.

Prabowo bahkan meminta jajaran terkait terus mencari terobosan agar masa tunggu jemaah dapat dipersingkat lagi pada tahun-tahun mendatang.

“Beliau ingin bagaimana antrean ini yang kemarin sudah hampir 35 tahun, 40 tahun, melalui para pembantunya Bapak Presiden, Pak Menteri Haji dan Pak Wamen semua bekerja sudah bisa ditekan sampai 26 tahun. Bahkan beliau menyampaikan tadi kalau bisa tolong lebih cepat lagi seperti apa skemanya kalau misalkan antrean ini tidak panjang,” ungkap Cucun.

Selain itu, DPR juga mencatat peningkatan kualitas layanan akomodasi bagi jemaah Indonesia di Arab Saudi. 

Cucun menyebut sekitar 17 ribu jemaah reguler kini dapat menginap di kawasan sekitar Masjid Nabawi dengan fasilitas hotel berbintang, sebuah peningkatan layanan yang mendapat respons positif dari para jemaah. 

“Jemaah reguler sekarang hampir 17 ribu jemaah diinapkan di zona 1, di sekeliling Masjid Nabawi di Madinah bisa diinapkan di hotel-hotel bintang 5. Sehingga kami mendengarkan testimoni dari para jemaah, ‘Pak, kami gak ngebayangkan diberikan hotel yang bagus seperti ini, bisa melaksanakan ibadah haji di hotel bintang 5 yang tidak jauh dari masjid’,” tuturnya.

Anggota Komisi VIII DPR RI Abidin Fikri turut menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kementerian Haji dan Umrah serta perhatian Presiden Prabowo dalam meningkatkan kualitas pelayanan jemaah. 

Dia berharap berbagai perbaikan yang telah dilakukan dapat terus dipertahankan sembari mengantisipasi tantangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. 

“Terima kasih kepada Pak Prabowo yang secara seksama memperhatikan kepentingan dari bangsa Indonesia, khususnya umat Islam yang terus meningkatkan layanan jemaah haji kita,” tutupnya.rmol news logo article

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA