Jika Dicuekin Pemerintah Dan DPR, Buruh Siap Bentuk Blok Penyeimbang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 01 Januari 2016, 14:57 WIB
Jika Dicuekin Pemerintah Dan DPR, Buruh Siap Bentuk Blok Penyeimbang
said iqbal/net
rmol news logo . Kaum buruh menilai Pemerintah Jokowi-JK tidak peka terhadap isu-isu ketenagakerjaan dan juga kesejahteraan rakyat.

Maka, pada tahun 2016 massa buruh tetap turun ke jalan untuk menyuarakan tuntutan mereka. (Baca: Beri Nilai 4 Untuk Jokowi-JK, Buruh Lanjut Demo Di Tahun 2016)

Selain itu, jika DPR sebagai pengawas pemerintah tidak berpihak kepada rakyat dan buruh. Maka mereka akan membuat perhitungan. (Baca juga: DPR Didesak Bentuk Pansus PP 78/2015)

"Jika pemerintah dan DPR tidak serius dalam memperjuangkan kesejahteraan buruh, guru dan rakyat, terlebih DPR yang merupakan wakil dari rakyat. Maka sudah saatnya kaum buruh, petani dan nelayan menggalang persatuan dan blok politik sebagai penyeimbang dari eksekutif dan legislatif," kata Dewan Presidium Gerakan Buruh Indonesia (GBI), Said Iqbal kepada redaksi, Jumat (1/1).

Jelas Said Iqbal yang juga Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) ini, jika pemerintah dan DPR tuli dan tuntutan mereka dicuekin, mereka siap mendirikan alat politik alternatif.

"Alat politik alternatif ini berguna untuk melaksanakan amanah rakyat yang terkandung dalam UUD 1945. Baik dalam hal kesejahteraan, kemandirian ekonomi serta industri nasional yang kuat," tukas Said Iqbal. [rus]

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA