"ICW ngadu ke dewan pers karena Romli laporin mereka ke Bareskrim, memangnya ICW sdh alih profesi jadi insan pers?" kata Romli dalam akun twitternya,
@romliatma.
Romli beranggapan langkah ICW 'menyeret-nyeret' Dewan Pers sebagai upaya pengalihan masalah. ICW, saran dia, harus membaca UU Pers dengan bener.
"Jgn alihkan isu jadi urusan pers sementara ICW ngelak tggjwb atas ocehannya sendiri. Jadilah laki-laki," tantang Romli.
Romli juga mempertanyakan sikap dua anggota ICW, Adnan Topan Husodo dan Emerson Yuntho yang dua kali mangkir dari panggilan kepolisian.
"Sebaiknya ICW gunakan mantra mereka untuk koruptor; "kl gak salah knp takut" diperiksa Bareskrim?" sindir Romli.
Seperti diketahui, pada Kamis (21/5) lalu, Romli mengadukan Emerson dan Adnan ke Bareskrim Polri atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik terhadap dirinya.
Romli merasa pernyataan terlapor di sejumlah media massa telah mencemarkan namanya. Keduanya membuat pernyataan yang mengesankan Romli pro koruptor karena bersedia hadir sebagai saksi meringankan di sidang praperadilan Budi Gunawan.
Selain Emerson dan Adnan, Romli juga melaporkan mantan penasihat KPK Said Zainal Abidin atas tuduhan yang sama.
Pernyataan ketiganya dikutip harian
Kompas, Tempo, dan
The Jakarta Post.
[dem]
BERITA TERKAIT: