Demikian disampaikan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Sodik Mudjahid dalam kegiatan mujahadah dan doa bersama menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, dikutip Rabu 17 Juni 2026,
“Kita ingat sebuah peristiwa yang merupakan fitrahnya umat manusia ketika akan melakukan perubahan, yakni hijrah; sesuatu akan maju, akan berkembang, membuat sebuah perubahan hidup di alam baru jika dia meninggalkan ruang yang lama dan waktu yang lama,” kata Sodik.
Sodik menyebut hijrahnya Rasulullah beserta para sahabat dari Makkah ke Madinah di tengah berbagai ancaman merupakan langkah strategis berdasarkan kajian sosiologis untuk membangun peradaban baru, yakni masyarakat madani (civil society).
Melalui semangat transformasi dan move on tersebut, ke depannya Baznas berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan zakat demi melayani kaum mustahik secara berkelanjutan.
Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan K.H. M. Imdadun Rahmat menambahkan bahwa kegiatan ini diniatkan sebagai bentuk tabarruk atau mencari keberkahan demi penguatan kelembagaan Baznas di masa depan.
Melalui momentum religius ini, seluruh amilin dan amilat Baznas juga diharapkan memperoleh kekuatan serta kemampuan untuk selalu menjaga amanah dan kejujuran dalam mengelola dana umat.
Selain bermunajat bersama, dalam momen khidmat menyambut awal tahun baru Islam ini Baznas juga menyalurkan santunan sebagai bentuk kepedulian nyata bagi anak-anak yatim piatu yang hadir.
BERITA TERKAIT: