Hal ini diungkapkan anggota Komisi III DPR RI, Martin Hutabarat, saat ditemui di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta (Jumat, 13/2).
"Calon Kapolri sudah jadi pasar taruhan di Mangga Besar. Apakah jadi dilantik atau tidak jadi dilantik? Nanti akan berkembang, kalau tidak jadi dilantik, siapa yang jadi calonnya? Jadi bandar-bandar di sana pun tidak ada yang merasa pasti apa jawabannya," kata anggota Dewan Pertimbangan Partai Gerindra itu.
Menurut dia, saat ini semua pihak, termasuk para penjudi, tengah memperhatikan ekspresi mimik wajah Presiden Jokowi sebagai sebuah pertanda apakah BG tetap dilantik atau dibatalkan.
"Ini saya tanya ke seorang kawan yang sering ikut-ikutan pasar taruhan. Semuanya itu kan tanya ke kami juga (soal perkembangan calon kapolri). Saya selalu jawab ya sama saja, sama-sama perhatikan mimik Jokowi," sambungnya.
Agar "perjudian" menyangkut nasib Polri ini tidak semakin liar, ia mendesak Presiden Jokowi cepat mengeluarkan keputusan.
"Presiden harus cepat-cepat membuat keputusan agar pasar taruhan tidak meluas dan merajalela," tegasnya.
[ald]
BERITA TERKAIT: